Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sinovac Siap Produksi Vaksin Khusus Lawan Varian Omicron Jika Diperlukan | WHO: Belum Ada Bukti Varian Omicron Lebih Menular | Jokowi Minta KORPRI Bergerak Lebih Lincah dan Tinggalkan Sekat Ego Sektoral | Marak Vandalisme di Solo, Gibran Bakal Tambah CCTV | Propam Limpahkan Laporan Dugaan Kriminalisasi di Sumut ke Bareskrim | BPJS Kesehatan Sabet Indonesia Best Brand Award 2021 | Demo Ricuh Pemuda Pancasila, Polisi Ingatkan Tak Boleh Ada Ormas di Atas Hukum | Ketua DPR Ajak Semua Pihak Selesaikan RUU TPKS | Sedang Berlangsung Big Match BRI Liga 1! Yuk Saksikan Live Streaming Persija Vs Bali United | Satgas Ingatkan Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19 Tak Lengah Prokes | Damri Uji Coba Bus Listrik Di Bandara Soekarno-Hatta | Tempat Asyik untuk Bersantai Sore di Bali, 3 Beach Club Ini Siap Menanti | Cegah Korupsi, KPK Perkuat Pendampingan dan Pengawasan di Papua | Komisi IV Apresiasi Penanaman Perdana Inpari Nutrizinc Kementan di Cianjur | Transformasi Digital dan Kinerja Telkom Berhasil Gaet Investor Asing |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

TikTok Larang Penayangan Iklan Crypto di Platformnya

Oleh : Admin | on 5:45:12pm Kamis 2 Desember 2021

TikTok Larang Penayangan Iklan Crypto di Platformnya

Jakarta, Herists.com –  Jejaring sosial TikTok secara resmi telah membuat aturan baru berupa larangan penayangan iklan cryptocurrency di platformnya sejak Jumat kemarin, (15/7/2021). Seperti yang dikutip dari Cointelegraph.

Menurut administrasi layanan, perusahaan mengambil tindakan ini berdasarkan fakta yang menunjukkan bahwa semakin banyak penipuan muncul dalam layanan terkait crypto.

Pembatasan itu terjadi tak lama setelah pemerintah Cina memberlakukan larangan penuh terhadap penambangan cryptocurrency di seluruh negeri. Langkah baru TikTok ini diprediksi akan berdampak langsung pada lembaga keuangan bonafide yang sebelumnya telah mempromosikan layanan mereka melalui situs.

Teks terbaru dari kebijakan periklanan TikTok bertuliskan tentang larangan global lengkap pada promosi bermerek layanan dan produk keuangan, termasuk pada pinjaman, kartu kredit, layanan angsuran, platform perdagangan, cryptocurrency, penukar valuta asing, dan lainnya.

Jika Anda belum tahu, hingga saat ini banyak perusahaan yang berspesialisasi dalam perdagangan cryptocurrency telah bekerja sama dengan Influencer TikTok. Influencer tersebut pun memberi rekomendasi untuk berinvestasi dalam aset cryptocurrency seperti Bitcoin dan Dogecoin contohnya.

Berawal dari situlah banyak pengguna muda yang tergiur dan tanpa pikir panjang segera mengikuti apa yang dipromosikan oleh Influencer TikTok, dan tak sedikit juga pengikut yang bernasib nahas lantaran langsung termakan iklan tanpa mencari tahu terlebih dahulu secara detail tentang ilmu crypto.

Baca juga:Presiden AS: Facebook Bisa “Membunuh” Masyarakat

Kepala Pendidikan Klien Informed Choice, Martin Bamford, berujar bahwa menurut penafsiran dirinya terkait hal ini ialah bahwa TikTok membatasi konten yang disponsori secara langsung atau tidak langsung yang mengarah ke tautan afiliasi, misalnya untuk mendaftar ke platform perdagangan dan mendapatkan saham gratis.

“Kami melihat sejumlah besar konten bermerek ini di TikTok, biasanya dari komentator yang kurang informasi, yang memikat pengikut dengan janji kekayaan, tetapi pada kenyataannya menghasilkan uang dari orang-orang yang mendaftar melalui tautan afiliasi.” tutur Martin Bamford.

Sayangnya, masih belum jelas apakah larangan terbaru TikTok tersebut berlaku untuk semua diskusi produk keuangan, atau hanya yang bersifat promosi. Tetapi yang perlu diingat juga, bahwa pada tahun 2018 silam, Google juga melarang terkait penayangan iklan crypto, meski saat ini perusahaan masih dalam tahap negosiasi guna menghapus sebagian dari larangan tersebut untuk beberapa entitas.

Tonton juga video di bawah ini:


TikTok Larang Penayangan Iklan Crypto di Platformnya | Bang Naga | on 5:45:12pm Kamis 2 Desember 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: TikTok Larang Penayangan Iklan Crypto di Platformnya
Description: Pembatasan itu terjadi tak lama setelah pemerintah Cina memberlakukan larangan penuh terhadap penambangan cryptocurrency di seluruh negeri. Langkah baru TikTok ini diprediksi akan berdampak langsung pada lembaga keuangan bonafide yang sebelumnya telah mempromosikan layanan mereka melalui situs.
Alamat: https://herists.com/2021/07/tiktok-larang-penayangan-iklan-crypto-di-platformnya.html
Artikel Terkait








Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Google Glontorkan Dana Rp28,7 Miliar Untuk Perkuat SDM Digital Indonesia
  • Teknologi AR ini Bisa Bermain Game Sambil Menghasilkan Bitcoin
  • Galaxy A13 Akan Menjadi Smartphone 5G Termurah Samsung
  • Strategi Pedagang Toko Retail Membedakan Harga Jual dan Nama dari Toko Onlinenya
  • Promosikan Peluit Tesla Rp700 Ribu, Elon Musk Sindir Kain Lap Apple
  • Penjualan Xiaomi di Pasar Luar Negeri Meningkat, Tapi Kenapa Indonesia Turun?
  • Bidik Potensi Pasar B2B dan UKM, XL Axiata Business Solutions Perluas Layanan di Sumatera
  • Google Glontorkan Dana Rp28,7 Miliar Untuk Perkuat SDM Digital Indonesia
  • Selular Editor’s Choice 2021: Best Smartband
  • Teknologi AR ini Bisa Bermain Game Sambil Menghasilkan Bitcoin
  • Dibekali ‘RAM 12GB’, Vivo V23e Juga Sematkan Kamera Depan 50MP
  • Galaxy A13 Akan Menjadi Smartphone 5G Termurah Samsung
  • Selular Editor’s Choice: Best Smartphone Rp3 Jutaan
  • Strategi Pedagang Toko Retail Membedakan Harga Jual dan Nama dari Toko Onlinenya
  • Review Asus ROG Phone 5 Ultimate: Smartphone Gaming Gak Ada Lawan
  • Flagship Oppo Bakal Menjadi Ponsel Pertama Menggunakan Snapdragon 8 Gen1
  • Selular Editor’s Choice 2021: Best Gaming Smartphone

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 herists.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds