BerandaNewsGoogle Tarik Aplikasi Spyware yang Menguntit Smartphone Pasangan

Google Tarik Aplikasi Spyware yang Menguntit Smartphone Pasangan

-

Jakarta, Selular.ID – Google menarik sejumlah iklan “Spyware” yang melanggar kebijakannya dengan mempromosikan aplikasi yang mendorong calon pengguna untuk memata-matai ponsel pasangan mereka.

Aplikasi spyware tingkat konsumen ini sering dipasarkan kepada orang tua yang ingin memantau panggilan, pesan, aplikasi, foto, dan lokasi anak mereka. Tetapi aplikasi ini, yang sering dirancang untuk dipasang secara diam-diam dan tanpa persetujuan pemiliknya, telah digunakan kembali bertujuan untuk memata-matai aktivitas pada smartphone pasangan mereka.

Meningkatnya para pengguna “stalkerware” untuk menjadi wadah memata-matai pasangan mereka, mendapatkan respons dari industri teknologi dalam beberapa tahun terakhir untuk memerangi penyebaran aplikasi Spyware. Pembuat antivirus telah bekerja untuk mendeteksi penguntit dengan lebih baik, Google melarang iklan pada hasil kolom pencarian pengguna yang mempromosikan aplikasi yang dibuat dengan tujuan untuk melacak atau memantau orang lain.

Namun sampai saat ini masih ada beberapa iklan apilikasi spyware tersebut, pihak Google memberikan tanggapan pada TechCrunch. Bahwa mereka  mengizinkan iklan yang mempromosikan spyware untuk pengawasan mitra. Dan akan segera menghapus iklan yang melanggar kebijakan ini dan akan terus melacak masalah yang masih muncul untuk mencegah pelaku jahat mencoba menghindari sistem Spyware tersebut.

Telah terjadi kasus bahwa, mSpy, aplikasi spyware yang memiliki celah dalam memasuki sistem keamanan pada tahun 2018, menjalankan iklan Google yang tertaut ke halaman ditautkan ke halaman web pengantara pada domain yang sepenuhnya terpisah dari situs web mSpy, yang membuat Google tidak dapat mendeteksi bahwa aplikasi tersebut juga sedang dipasarkan untuk memata-matai anak-anak Anda, suami atau istri, nenek atau kakek.

Baca juga :  Sejak Mei 2021, Google Blokir Jutaan Email Phising

Aktivitas Spyware menggunakan software jahat alias malicious software (malware) yang dipasang tanpa izin dan bertujuan untuk mengumpulkan data orang yang dituju. Spyware ini merupakan salah satu praktik cyber crime tertua di internet dan terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga :  F5: Demi Menjaga Privasi Data Nasional, Keamanan Siber Harus Lebih Diperkuat!

Maka para produsen Antivirus menciptakan pruduk Anti spyware yang mempunyai dua fungsi utama, yakni menemukan ancaman dan sekaligus menghancurkannya. Aplikasi ini cukup ringan sehingga tidak menghabiskan penyimpanan smartphone. Anda bisa mengunduhnya untuk berjaga-jaga supaya virus dan spyware tidak masuk ke perangkat Anda.

Artikel Terbaru

| RistaBola.com Bola And News
BerandaNewsGoogle Tarik Aplikasi Spyware yang Menguntit Smartphone Pasangan

Google Tarik Aplikasi Spyware yang Menguntit Smartphone Pasangan

-

Jakarta, Selular.ID – Google menarik sejumlah iklan “Spyware” yang melanggar kebijakannya dengan mempromosikan aplikasi yang mendorong calon pengguna untuk memata-matai ponsel pasangan mereka.

Aplikasi spyware tingkat konsumen ini sering dipasarkan kepada orang tua yang ingin memantau panggilan, pesan, aplikasi, foto, dan lokasi anak mereka. Tetapi aplikasi ini, yang sering dirancang untuk dipasang secara diam-diam dan tanpa persetujuan pemiliknya, telah digunakan kembali bertujuan untuk memata-matai aktivitas pada smartphone pasangan mereka.

Meningkatnya para pengguna “stalkerware” untuk menjadi wadah memata-matai pasangan mereka, mendapatkan respons dari industri teknologi dalam beberapa tahun terakhir untuk memerangi penyebaran aplikasi Spyware. Pembuat antivirus telah bekerja untuk mendeteksi penguntit dengan lebih baik, Google melarang iklan pada hasil kolom pencarian pengguna yang mempromosikan aplikasi yang dibuat dengan tujuan untuk melacak atau memantau orang lain.

Namun sampai saat ini masih ada beberapa iklan apilikasi spyware tersebut, pihak Google memberikan tanggapan pada TechCrunch. Bahwa mereka  mengizinkan iklan yang mempromosikan spyware untuk pengawasan mitra. Dan akan segera menghapus iklan yang melanggar kebijakan ini dan akan terus melacak masalah yang masih muncul untuk mencegah pelaku jahat mencoba menghindari sistem Spyware tersebut.

Telah terjadi kasus bahwa, mSpy, aplikasi spyware yang memiliki celah dalam memasuki sistem keamanan pada tahun 2018, menjalankan iklan Google yang tertaut ke halaman ditautkan ke halaman web pengantara pada domain yang sepenuhnya terpisah dari situs web mSpy, yang membuat Google tidak dapat mendeteksi bahwa aplikasi tersebut juga sedang dipasarkan untuk memata-matai anak-anak Anda, suami atau istri, nenek atau kakek.

Baca juga :  Sejak Mei 2021, Google Blokir Jutaan Email Phising

Aktivitas Spyware menggunakan software jahat alias malicious software (malware) yang dipasang tanpa izin dan bertujuan untuk mengumpulkan data orang yang dituju. Spyware ini merupakan salah satu praktik cyber crime tertua di internet dan terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga :  F5: Demi Menjaga Privasi Data Nasional, Keamanan Siber Harus Lebih Diperkuat!

Maka para produsen Antivirus menciptakan pruduk Anti spyware yang mempunyai dua fungsi utama, yakni menemukan ancaman dan sekaligus menghancurkannya. Aplikasi ini cukup ringan sehingga tidak menghabiskan penyimpanan smartphone. Anda bisa mengunduhnya untuk berjaga-jaga supaya virus dan spyware tidak masuk ke perangkat Anda.

Artikel Terbaru

- Update Google menarik Iklan aplikasi Spyware untuk menguntit Smartphone
BerandaNewsGoogle Tarik Aplikasi Spyware yang Menguntit Smartphone Pasangan

Google Tarik Aplikasi Spyware yang Menguntit Smartphone Pasangan

-

Jakarta, Selular.ID – Google menarik sejumlah iklan “Spyware” yang melanggar kebijakannya dengan mempromosikan aplikasi yang mendorong calon pengguna untuk memata-matai ponsel pasangan mereka.

Aplikasi spyware tingkat konsumen ini sering dipasarkan kepada orang tua yang ingin memantau panggilan, pesan, aplikasi, foto, dan lokasi anak mereka. Tetapi aplikasi ini, yang sering dirancang untuk dipasang secara diam-diam dan tanpa persetujuan pemiliknya, telah digunakan kembali bertujuan untuk memata-matai aktivitas pada smartphone pasangan mereka.

Meningkatnya para pengguna “stalkerware” untuk menjadi wadah memata-matai pasangan mereka, mendapatkan respons dari industri teknologi dalam beberapa tahun terakhir untuk memerangi penyebaran aplikasi Spyware. Pembuat antivirus telah bekerja untuk mendeteksi penguntit dengan lebih baik, Google melarang iklan pada hasil kolom pencarian pengguna yang mempromosikan aplikasi yang dibuat dengan tujuan untuk melacak atau memantau orang lain.

Namun sampai saat ini masih ada beberapa iklan apilikasi spyware tersebut, pihak Google memberikan tanggapan pada TechCrunch. Bahwa mereka  mengizinkan iklan yang mempromosikan spyware untuk pengawasan mitra. Dan akan segera menghapus iklan yang melanggar kebijakan ini dan akan terus melacak masalah yang masih muncul untuk mencegah pelaku jahat mencoba menghindari sistem Spyware tersebut.

Telah terjadi kasus bahwa, mSpy, aplikasi spyware yang memiliki celah dalam memasuki sistem keamanan pada tahun 2018, menjalankan iklan Google yang tertaut ke halaman ditautkan ke halaman web pengantara pada domain yang sepenuhnya terpisah dari situs web mSpy, yang membuat Google tidak dapat mendeteksi bahwa aplikasi tersebut juga sedang dipasarkan untuk memata-matai anak-anak Anda, suami atau istri, nenek atau kakek.

Baca juga :  Sejak Mei 2021, Google Blokir Jutaan Email Phising

Aktivitas Spyware menggunakan software jahat alias malicious software (malware) yang dipasang tanpa izin dan bertujuan untuk mengumpulkan data orang yang dituju. Spyware ini merupakan salah satu praktik cyber crime tertua di internet dan terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga :  F5: Demi Menjaga Privasi Data Nasional, Keamanan Siber Harus Lebih Diperkuat!

Maka para produsen Antivirus menciptakan pruduk Anti spyware yang mempunyai dua fungsi utama, yakni menemukan ancaman dan sekaligus menghancurkannya. Aplikasi ini cukup ringan sehingga tidak menghabiskan penyimpanan smartphone. Anda bisa mengunduhnya untuk berjaga-jaga supaya virus dan spyware tidak masuk ke perangkat Anda.

Artikel Terbaru

, mungkin Google menarik Iklan aplikasi Spyware untuk menguntit Smartphone