Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Deretan Puding di Medan yang Cocok Jadi Camilan Anak di Rumah | Strategi Perencanaan Belanja Bulanan Lebih Hemat, Demi Gaji Nggak Terkuras Habis | Status Pegawai BUMN Tidak Halangi Izam Harumkan Nama Bangsa di SEA Games Vietnam | Riset Snapcart: Shopee Jadi Top of Mind Konsumen di Indonesia | Wujudkan Bumi Layak Huni, BRI Berkomitmen Tingkatkan Dukungan ke Green Sector | Dicari Konsumen, Ini Ide Bisnis Kuliner Online Laris Manis di 2022 | Direktur Utama BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai Business Person of The Year | Tren Korean Style Makin Populer, Ini Lho Produk yang Bikin Bisnis Online Untung Besar | Selain Sambal Matah, Sambal Embe Khas Bali Tak Kalah Juara Lezatnya | Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta? | 5 Pilihan Lauk Khas Bali yang Enak Ini Bisa Dijumpai di Jakarta | Bali in a Bowl, Lezatnya Kuliner Bali Dalam Mangkuk Kini Hadir di Jakarta | Sempurnakan Waktu Bersantai dengan Lezatnya Roti Kukus Srikaya Dapur Shahnaz | Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-obatan dan APD ke Beberapa Wilayah | Rindu Nikmatnya Choipan? Tak Perlu ke Pontianak Dulu, Ini yang Lezat di Jakarta |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Kasus Rahmat Effendi, KPK Periksa Sekda Bekasi dan Sembilan Saksi

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 4 Bulan yang Lalu | Short link: https://herists.com/link/9405838

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Reny Hendrawati dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat. Reny bakal dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi.

"Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Reny Hendrawati akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RE (Rahmat Effendi)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (17/1).

Selain Reny, tim penyidik juga mengagendakan pemeriksaan Camat Rawa Lumbu, Bekasi, Makhfud Saifuddin. Makhfud sudah dijerat sebagai tersangka. Namun status Makhfud dalam pemeriksaan kali ini adalah saksi.

Saksi lain yakni Intan (karyawan swasta), Heryanto (ASN-Kabid Pertanahan Disperkimtan Kota Bekasi), Nurcholis (Kepala BPBD), Lisda (Kasi BP3KB), Sherly (swasta/bagian keuangan PT Hanaveri dan PT Kota Bintang Rayatri), Giyarto (PPK), Andi Kristanto (ajudan Walkot Bekasi), dan Tita Listia (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak).

KPK menetapkan Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi (RE) alias Pepen dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat. Selain Pepen, KPK menjerat delapan tersangka lainnya.

Delapan tersangka lain yakni Camat Rawa Lumbu Makhfud Saifudin (MA) Direktur PT MAM Energindo Ali Amril (AA), Lai Bui Min alias Anen (LBM), Direktur PT Kota Bintang Rayatri (KBR) Suryadi (SY). Mereka dijerat sebagai pihak pemberi.

Kemudian Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M. Bunyamin (MB), Lurah Kati Sari Mulyadi (MY), Camat Jatisampurna Wahyudin (WY), dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan Kota Bekasi Jumhana Lutfi (JL). Mereka dijerat sebagai pihak penerima bersama Rahmat Effendi.

kasus ini bermula saat Pemkot Bekasi menetapkan APBD-P Tahun 2021 untuk belanja modal ganti rugi tanah dengan nilai total anggaran sekitar Rp286,5 Miliar.

Ganti rugi tersebut di antaranya yakni pembebasan lahan sekolah di Rawa Lumbu senilai Rp21,8 miliar, pembebasan lahan Polder 202 senilai Rp25,8 miliar, Pembebasan lahan Polder Air Kranji senilai Rp21,8 miliar, serta melanjutkan proyek pembangunan gedung teknis bersama senilai Rp15 miliar.

Atas proyek-proyek tersebut, Pepen diduga menetapkan lokasi pada tanah milik swasta. Selain itu Pepen juga memilih langsung pihak swasta yang lahannya akan digunakan untuk proyek serta meminta untuk tidak memutus kontrak pekerjaan.

Pepen juga diduga meminta sejumlah uang kepada pihak yang lahannya diganti rugi oleh Pemkot Bekasi, di antaranya dengan menggunakan sebutan untuk sumbangan masjid.

Pepen diduga menerima Rp4 miliar dari Lai Bui Min melalui Jumhana, kemudian Rp3 miliar dari Camat Rawa Lumbu Makhfud Saifudin melalui Wahyudin, serta Rp100 juta dari Direktur PT Kota Bintang Rayatri Suryadi.

Selain itu Pepen juga diduga menerima sejumlah uang dari beberapa pegawai di Pemkot Bekasi sebagai pemotongan terkait posisi jabatan yang diembannya di Pemkot Bekasi. Uang tersebut diduga dipergunakan untuk operasional Pepen yang dikelola oleh Lurah Kati Sari Mulyadi yang saat OTT tersisa sejumlah Rp600 juta.

Reporter: Fachrur Rozie/Liputan6.com [fik]



Kasus Rahmat Effendi, KPK Periksa Sekda Bekasi dan Sembilan Saksi | Bang Naga | on 11:45:42am Minggu 29 Mei 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kasus Rahmat Effendi, KPK Periksa Sekda Bekasi dan Sembilan Saksi
Description: Kasus Rahmat Effendi, KPK Periksa Sekda Bekasi dan Sembilan Saksi
Alamat: https://herists.com/news/9405838-kasus-rahmat-effendi--kpk-periksa-sekda-bekasi-dan-sembilan-saksi.html
Artikel Terkait


Artikel Lainnya










                            Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta?

Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta?


Sumutkota.com ... Read More →






Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • jadwal bola malam ini
  • Jadwal Liga Champions Eropa UEFA
  • Jadwal Kiblat Bola
  • Jadwal Bola Siaran Langsung
  • Jadwal Liga Inggris
  • Jadwal Liga Italia
  • Jadwal Liga Spanyol Malam Ini
  • Jadwal Bundesliga Jerman
  • Piala FA

  • Cinta

    
                            Syarat Menikah dengan Orang Korea Selatan

    Syarat Menikah dengan Orang Korea Selatan


    Sumutkota.com ... Read More →









    
                            7 Fakta Menarik Pernikahan di Korea Selatan

    7 Fakta Menarik Pernikahan di Korea Selatan


    Sumutkota.com ... Read More →







    Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 herists.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds